Alhamdulillah lahir lagi karya saya novel anak Islami dari penerbit Qibla, semoga dapat memberikan manfaat dan pencerahan bagi adik-adik semua, aamiin...
Bebas berimajinasi
Total Pageviews
Tuesday, April 30, 2013
Sunday, March 03, 2013
Ceritakan pengalaman masa kecilmu
Dok. Koran Kompas Minggu, 03 Maret 2013
Bagi sebagian orang menulis cerita anak tidak gampang namun ada juga yang mengatakan menulis cerita anak sangatlah muda. Tentu saja dua cara pandang itu ada benarnya dan ada tidaknya. Jika kita berbicara mengenai penulisan cerita anak, tentu saja tidak bisa dipisahkan dari kehidupan anak-anak. Di mana kita tahu bahwa kehidupan dunia anak adalah sebuah kehidupan yang polos, nakal, lucu, iseng, cengeng dan sebagainya.
Jika menurut saya, menulis certa anak itu gampang. Maaf bukan sedang menyombongkan diri. Saya bisa menulis cerita anak dalam sehari tiga cerita. Dan biasanya cerita anak yang saya tulis 80 persennya lolos dan muat di media cetak.
Sebelum mengirimkan cerita ke media majalah, biasanya saya tetapkan dulu, media mana yang akan saya kirim. Langkah ini saya ambil, karena akan membuat saya menjadi mengerti kriteria seperti apa saja yang diinginkan media. Nah, untuk melihat kriteria sebuah majalah, tentu saja kita harus memiliki majalah tersebut. Yah jika tidak membeli, mungkin kita bisa baca-baca saja di toko buku.
Sekedar berbagi pengalaman, jika saya ingin menulis cerita anak, saya selalu membayangkan masa kecil saya. Dari sana saya selalu menemukan banyak ide untuk saya tulis. Setelah mendapatkan ide dari masa kecil saya, kemudian saya menuangkannya menjadi sebuah cerita. Nah di dalam cerita itu pun saya sering menggambarkan masa kecil saya untuk menghidupkan tokohnya. Menggambarkan kenakalan apa yang pernah saya lakukan, keisengan apa, bagaimana saya berteman dan sebagainya.
Nah, mungkin dari pengalaman saya membuat cerita anak, saya akan berbagi sedikit informasi bagi anda yang berminat untuk menulis cerita anak.
1. Mencintai dunia anak.
Yang pertama tentu saja kita harus mengetahui karakter anak. Seperti apakah karakter anak itu? Nah, untuk mengetahui karakter anak, tentu saja kita harus dekat dengan dunia anak. Kita punya keponakan, saudara, tetangga, adik atau siapapun itu. Berusahalah untuk menyempatkan waktu misalnya bermain bersama mereka, ngobrol, bercanda dan sebagainya. Dari sanalah kita bisa tahu banyak tentang karakter mereka.
2. Tokoh utama
Dalam setiap cerita baik itu cerpen atau pun novel anak, selalu ada tokoh utama.Tokoh utama ini biasanya digambarkan sebagai tokoh Protagonis (baik) walaupun nantinya si tokoh utama ini melakukan kesalahan, tapi pada dasarnya ia adalah tokoh yang baik. Tokoh utama dalam cerita anak, tidak harus menggunakan anak-anak tapi bisa iuga menggunakan tokoh orang dewasa. Tapi tentu saja jika menggunakan tokoh orang dewasa ini, harus kental dengan pesan moralnya. Kita tidak boleh menceritakan masalah-masalah rumit orang dewasa.Atau bisa juga mengunakan tokoh hewan dan ini biasa dipakai dalam cerita dongeng atau pun fabel.
2. Konflik
Konflik adalah bumbu. Karena konflik inilah yang akan menghidupkan cerita. Tapi ingat, dalam cerita anak tidak membutuhkan konflik yang njlimet atau berlarut-larut atau konflik berat seperti pada cerita remaja mapupun cerita dewasa. buatlah konflik yang simple dan ringan. Ohya konflik tidak melulu harus perang, tinju, cakar-cakaran, berantem lho.Karena konflik bisa saja terjadi dalam diri tokoh utama. Misalnya konflik batin si tokoh.
3. Pesan moral
Dunia anak-anak itu polos. Mereka selalu mengikuti apa yang dia lihat dan apa yang dia dengar. Untuk itulah sebaiknya di dalam menulis cerita anak, ada sebuah pesan moral. Jika pada awalnya si tokoh memiliki masalah, usahakan di akhir cerita ada sebuah penyesalan/kesadaran.
4. Jangan bertele-tele
Cerita anak tidak membutuhkan cerita yang bertele-tele. Dalam cerpen anak misalnya, kita hanya membutuhkan satu konflik saja. Karena konflik yang terlalu banyak membuat anak bingung. Untuk cerpen anak, hanya dibutuhkan 3- 4 halaman.
5. Mudah dimengerti anak
Cerita anak yang baik adalah cerita anak yang dapat dengan mudah dipahami oleh anak.
6. Bahasa
Karena pembacanya adalah anak-anak, tentu saja bahasa yang dipergunakan juga adalah bahasa yang mudah dimengerti oleh anak-anak.
Itu lah kira-kira beberapa tips dari saya tentang bagaimana menulis cerita anak. Mungkin anda memiliki kriteria sendiri dalam menulis cerita anak silahkan saja. Ini hanya pengalaman saya saja sebagai penulis cerita anak yang terbit di beberapa media nasional. Salam sukses untuk anda.
@kalongking
Thursday, November 22, 2012
Kisah ajaib dari negeri dongeng
Lantaran terinspirasi oleh pengandaian yang ditanyakan oleh anaknya, maka lahirlah sebuah buku cerita serial fantasi anak dari benak William Joyce berjudul The Guardians of Childhood. Dan dari kisah buku tersebut, terciptalah sebuah seri film petualangan terbaru berjudul Rise of the Guardians yang diprakarsai oleh perusahaan raksasa Dreamwork.
Dreamwork kembali mengeluarkan film
animasi terbaru mereka yang diberi judul Rise
of the Guardians. Dan berbeda dengan film-film animasi sebelumnya, dalam
film yang digarap oleh sutradara Peter Ramsey ini mencoba sesuatu yang baru
yaitu mengumpulkan beberapa tokoh dongeng klasik dalam satu film seperti : Jack
Frost, Santa Claus, Tooth Fairy, Easter Bunny, The Sandman dan sosok antagonis
dari karakter Pitch.
Berawal dari munculnya sosok Pitch,
si raja mimpi buruk yang berusaha untuk menguasai dunia khususnya dunia
anak-anak dengan kekuatan jahatnya yaitu dengan menghilangkan harapan,
kepercayaan, dan imajinasi anak-anak diseluruh dunia. Untuk
itulah para Guardians yang terdiri dari semua tokoh negeri dongeng pun
berkumpul untuk melawan Pitch dengan cara mengajak Jack Frost, anak lelaki yang
memiliki keajaiban dapat merubah sesuatudengan cara menjentikkan tangannya.
Maka mereka pun bersama-sama melawan
kekuatan jahat Pitch dan membuat anak-anak di dunia tetap bersemangat dan
bergembira.
Film berdurasi 97 menit ini
diadaptasi dari buku karangan William Joyce dengan judul asli The Guardians of Chilhood. Dan sang
sutradara yang tidak ingin filmnya melenceng jauh dari cerita bukunya pun
mengajak sang penulis terlibat penuh di dalam film ini. Dan hasilnya? Menurut
beberapa pengamat, film ini sangat menyentuh dan karakter-karakter yang ada
dalam film ini tidak melenceng dengan karakter-karakter yang ada di dalam
bukunya. Menarik? Ya tentu saja. Karena di samping menyajikan gambar-gambar
fantastis yang tentu saja akan sangat digemari oleh anak-anak, film ini juga
menggunakan nama-nama besar para pengisi suara film seperti Chris Pine (Jack
Frost ), Hugh Jackman (Easter Bunny) Jude Law (Pitch) dan si cantik Isla Fisher
(Tooth Fairy). Selamat berakhir pekan dan selamat menonton. @kalongking
Tuesday, September 18, 2012
WORKSHOP ACADEMY
"Eh, tau nggak lo?"
"Jadi?"
follow @kalongking
"Tau apa?"
"Cerpenku dimuat di majalah Perawan, tauk!"
"Trus, Guwe harus bilang wow gituu?"
"Harus dong!"
"Iya deh, elo hebat, bisa menjadi penulis." kata Maya dengan perasaan setengah iri. "Enak ya jadi kamu, punya bakat jadi penulis. Kalo gue sih nggak ada bakat buat jadi penulis," keluh Maya.
"Haduuhh, kenapa pesimis begitu sih jadi orang?" tutur Giga sambil geleng kepala melihat sahabatnya yang seringkali menyerah sebelum berperang.
foto doc majalah gadis.
"Gimana nggak pesimis? Gue emang sama sekali nggak punya bakat menulis!" pekik Maya kesal.
"May, ingat yang pernah gue bilang, JANGAN PERCAYA SAMA BAKAT. Soalnya BAKAT itu bukan wahyu. Jadi, semua orang itu sebenarnya berbakat untuk menjadi penulis,"
"Ya, semua orang yang menemukan bakatnya itu sebagian besar memulai dari KEMAUAN berusaha terlebih dahulu. Makanya jadi orang jangan pesimis. Kalo mau menjadi penulis, ya caranya dengan mengikuti berbagai latihan, salah satunya adalah WORKSHOP MENULIS."
"Emang ada?"
"Yaelah nggak gaool banget sih lo. Tuh baca selebarannya...,"
Wednesday, September 05, 2012
WORKSHOP MENULIS CERITA ANAK
Kegiatan tulis menulis terutama fiksi belakangan ini mulai banyak diminati oleh berbagai kalangan khususnya kaum muda. Fenomena ini mencerminkan tingginya minat masyarakat kita terhadap dunia tulis menulis. Lantas apa sajakah syarat yang harus dimiliki oleh seorang penulis? Bagaimana agar kita bisa terjun ke dunia tulis menulis sehingga karya kita bisa dimuat di media?
RUMAH OREN membuka sebuah kesempatan bagi anda yang berminat untuk terjun ke dunia tulis menulis khususnya genre anak dengan para pembicara seperti NAGIGA, penulis buku anak yang sudah menghasilkan lebih dari 200 buku anak, IMRAN LAHA, seorang konseptor buku anak dan juga Pemred penerbit Ufuk , AGNES MARLINA, salah seorang editor buku anak di penerbitan Gramedia group dan saya sendiri, CHRIS OETOYO penulis cerita anak.
Tuesday, August 28, 2012
LEBARAN DI KAMPUNG PONDOK SAMBI PULO
Setiap daerah memiliki ciri khas dan keunikan tersendiri dalam merayakan hari raya Idul Fitri. Tak terkecuali Kampung Pondok sambi Pulo yang berada di daerah Duri Kosambi Cengkareng Jakarta Barat. Lebaran di sini sangatlah unik dan berbeda dengan lebaran-lebaran yang ada di kota/kampung lain. Seperti yang terjadi pada hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1433 H yang baru lalu.
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI
1 SYAWAL 1433 H
MINAL AIDZIN WAL FAIDIN
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN
Duri Kosambi atau bisa dikenal dengan nama Kampung Pondok sambi Pulo, adalah sebuah kampung yang berada di daerah Jakarta Barat tepatnya di kelurahan Duri Kosambi kecamatan Cengkareng Seperti kebanyakan warga lain, warga kampung pondok sambi pulo setiap hari Raya Idul fitri selalu merayakannya dengan saling bersilaturrahmi antara keluarga, saudara dan tetangga. Namun ada yang berbeda di sini.
"Di kampung ini lebarannya bisa sampai seminggu lebih." begitu kata Agus Maulana seorang pemuda asli betawi di daerah Kampung pondok sambi Pulo.
Lebaran yang biasanya hanya berlangsung selama sehari atau dua hari saja, tidak berlaku di kampung pondok sambi pulo ini. Karena memang di daerah ini, lebarannya berlangsung selama kurang lebih satu minggu. Di mana pada lebaran hari pertama warga Kampung pondok sambi Pulo berlaku sebagai tuan rumah. Mereka hanya menunggu kerabat, sanak saudara dan handai tolan dari kampung sebelah (Kampung Tanah Koja).
Pada lebaran hari pertama ini setelah selesai sholat Ied, para bapak dan pemuda berkeliling kampung untuk mengucapkan hari lebaran dan saling bermaaf-maafan, begitu juga dengan para Ibu dan anak-anak. Bahkan biasanya anak-anak bergerombol sendiri untuk mengunjungi rumah-rumah warga untuk bersilaturrahmi sekaligus berharap mendapatkan uang "persen", begitu biasa mereka menyebut uang yang didapat dari hasil Lebaran.
"Saya sudah mendapatkan uang persen lima puluh ribu," kata Ojan, salah satu anak dari kampung pondok sambi pulo sambil menunjukkan lembaran uang dua ribuan kertas yang masih baru.
Tradisi memberikan uang persenan kepada anak-anak ini memang sudah biasa dilakukan oleh para orang tua warga kampung Pondok sambi Pulo.
"Ini tradisi setiap lebaran di mana kami memberikan uang persenan kepada anak-anak," ujar empok Rodemah, salah satu warga setempat.
Situasi lebaran hari pertama di Kampung Pondok sambi Pulo Duri kosambi.
Pada lebaran hari kedua, warga kampung Pondok sambi Pulo masih menerima tamu yang datang dari kampung yang lain yaitu kampung Selong (gang Selong). Seluruh kerabat, saudara, teman dan handai tolan datang mengunjuni rumah-rumah warga kampung pulo di lebaran hari kedua ini.
"Tradisi ini sudah dimulai semenjak puluhan tahun, semenjak saya masih kecil," kata pak Haji Abdul Madjid salah satu sesepuh warga Kampung Pondok sambi Pulo. "Tujuannya tentu saja untuk menjalin tali silaturrahmi agar tidak terputus sampai anak cucu," lanjut lelaki berusia sekitar 83 tahun ini.
Pada lebaran Hari ketiga, secara bergantian warga kampung pondok sambi Pulo berkunjung ke kampung Tanah Koja. Mereka mengunjungi sanak saudara yang jarang bertemu dan berkomunikasi pada saat itu pun melebur menjadi satu saling bermaaf-maafan.
Pada lebaran hari ke Empat, warga Kampung pondok sambi pulo yang sudah dikunjungi oleh warga kampung (gang) Selong, pada hari keempat ini bergantian mereka mendatangi rumah saudara, sahabat dan keluarga yang berada di daerah Selong secara bersama-sama. Ibu-ibu berkelompok dengan Ibu-ibu sementara begitu juga dengan bapak-bapaknya mereka jalan kaki bersama-sama dari satu rumah ke rumah lainnya.
Suasana lebaran hari keempat.
Pada lebaran hari ke Lima, warga kampung Pondok sambi Pulo selama seharian berkunjung keliling ke rumah sanak saudara yang ada di daerah kampung Pondok Randu hingga ke daerah Bojong dan Kembangan.
Keesokan harinya pada lebaran hari keenam hingga ke tujuh, suasana Lebaran sudah mulai sepi karena masing-masing hanya berkunjung ke rumah sanak famili mereka di lokasi-lokasi yang lumayan agak jauh sehingga mereka pun hanya pergi bersama keluarga, tidak secara bergerombol seperti pada lebaran dari pertama sampai kelima.
Begitulah lebaran warga Betawi yang ada di Kampung Pondok sambi Pulo dan sekitarnya. Sebuah tradisi lebaran yang unik dan jarang sekali kita lihat ada di daerah lain. Bahkan beberapa stasiun televisi swasta seperti Anteve, Trans tv, SCTV dan Jak TV pernah beberapa kali meliput acara ini.
Tentu saja banyak hal yang bisa kita ambil dari tradisi lebaran ini, yaitu dengan adanya saling berkunjung antara saudara, teman, kerabat dan handai tolan maka tai silaturrahmi tidak akan terputus sampai kelak anak cucu.
Cengkareng, Agustus 2012
Subscribe to:
Posts (Atom)
















